Amanat Pembina Upacara Camp Pesona Kebhinnekaan

Selamat Pagi,

Assalamuai??i??alaikum wr. Wb, Salam Sejah tera, Om Swastiastu, Namo Budaye, Rahayu.

Merdeka!

Puji syukur kehadirat Tuhan YME atas berkah dan rahmat-Nya sehingga kita, warga gedhang atas peserta kegiatan Mewarnai Indonesia seri Camp Pesona Kebhinnekaan telah melalui rangkaian demi rangkaian acara.

Sukarno pernah berkata, ai???Jika engkau ingin menghancurkan peradaban suatu bangsa, maka pisahkan pemudanya dengan akar budayanya.ai???

Saudaraku sekalian, warga gedhang atas dan peserta mewarnai Indonesia seri camp pesona kebhinnekaan.

Perjumpaan satu hari kemarin, kita telah belajar tentang ilmu bumi bersama Dr. Didit hari Barianto. Kita belajar kembali tentang hakikat manusia, bumi, dan seluruh kehidupan. Mengenal jati diri bangsa kita sebagai Bangsa Indonesia. Bangsa yang terbentang dari sabang sampai merauke dengan ragam kekayaan perbedaan.

Selanjutnya, Bersama Bapak Eko Nuryono, kita semua sebagai generasi muda yang tumbuh di dalam pesatnya perkembangan teknologi untuk bisa menempatkan diri sebagai garda depan untuk menjaga warna positif dengan memproduksi konten-konten positif di dunia maya.

Merdeka!

Tengah malam tadi, kita semua sudah melanjutkan satu tekad indonesia damai karena damai itu indonesia. Lebih dulu melalui acara kenduri, makan bersama dan dilanjutkan dengan sarasehan pesona kebhinnekaan.

Harapannya, Warga gedhang atas dan peserta Mewarnai Indonesia seri Camp pesona Kebhinnekaan bisa merefleksi seluruh rangkaian kegiatan yang telah kita lalui bersama ini di dalam kehidupan kita saat ini dan di masa mendatang.

Indonesia, negara beragam dan berbudaya. Bagaikan seperangkat alat siter yang beragam bentuk, cara memainkan, dan jenis suara.Namun, jika alat itu dibunyikan satu persatu tentu tak akan menimbulkan irama yang harmonis. Akan berbeda hal jika sekelompok orang menyatukan pemahaman bahwa, gender, slenthem, siter, dan kendang harus di pukul dan dimainkan sesuai dengan fungsi dan jenis suara.

Begitu pula dengan kita semua para pemuda yang menikmati 72 tahun Indonesia Merdeka.

Merdeka!

Indonesia butuh para pemuda yang sanggup berkarya dan wani perih untuk menjaga warna Indonesia yang toleran, rukun, dan beragam ini menjadi warna yang selalu kita pegang dalam kehidupan sehari-hari.

Sri Sultan HB X, dalam sambutan beliau dalam acara pembukaan Festival kesenian Yogyakarta ke-29, ai???Sudah semestinya keistimewaan Jogja adalah untuk Indonesia. Bahwa menjadi Jogja adalah menjadi Indonesia.

Saya selaku pembina upacara mengajak seluruh peserta Mewarnai Indonesia seri Camp Pesona Kebhinnekaan untuk tidak lupa menyebarkan kepada khalayak tentang acara ini baik di media sosial, seperti twitter, fb, instagram atau pun platform lainnya agar masyarkat luas dapat satu frekuensi dan timbul resonansi seperti yang kita lakukan. Selama 16-17 Agustus 2017 sekelompok pemuda berkumpul di Jogja untuk menjaga Indonesia.

Demikian amanat pembina upacara semoga menjadi perhatian kita semua. Terima asih.

Wassalamuai??i??alaikum wr. Wb, Salam Sejah tera, Om Swastiastu, Namo Budaye, Rahayu.

Merdeka!

Gedhang Atas, 17 Agustus 2017,
Prabowo Sutanto
Koordinator Duta Damai Regional Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *